Make your own free website on Tripod.com

Penutup

Teori fungsional muncul dilatar belakangi oleh perkembangan masyarakat. Pada saat itu muncul kasadaran baru tentang peran manusia yang semula dianggap tidak memiliki otoritas apapun untuk membangun kehidupan di dunia.

Para penganut teori fungsional menerima perubahan sebagai sesuatu yang konstan dan tidak memerlukan penjelasan. Perubahan yang ternyata bermanfaat [fungsional] diterima dan perubahan lain yang terbukti tidak berguna [disfunfsional] ditolak.


BIBLIOGRAPHY

 

Alimandan. Sosiologi Masyarakat Sedang Berkembang. Jakarta : P.T. Raja       Grafindo Persada, 1995.

Laeyendecker, L. Tata, Perubahan dan Ketimpangan Suatu Pengantar Sejarah Sosiologi. Jakarta:  P.T. Gramedia Pustaka Utama, tt.

Maliki, Zainuddin. Tiga Teori Sosial Hegemonik, Surabaya : Narasi Agung, 2003

Mudhafir, Ali . Kamus Teori dan Aliran dalam Filsafat. Yogyakarta: Liberty, 1988.

Poloma, Margaret M. Sosiologi Kontemporer. Jakarta : P.T. Raja Grafindo Persada, 1994.

Sunarto, Kumanto. Pengantar Sosiologi. Jakarta : Universitas Indonesia, 1993.

Tim Penulis Rosda. Kamus Filsafat. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1995

Zeitlin, Irving M. Memahami Kembali Sosiologi. Yogyakarta: Gadjah Mada, 1998.